Program Studi Ilmu Administrasi Negara adalah Program Studi yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNSA. Program Studi Ilmu Administrasi Negara merupakan satu dari sekian banyak program studi yang ada di Nusa Tenggara Barat yang sudah terakreditasi. Saat ini FISIP menempati lahan seluas +521,4 m2 di kampus UNSA dengan bangunan berlantai dua seluas +288 m2.

Program Studi Ilmu Administrasi Negara merupakan satu-satunya Program Studiyang ada dilingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Samawa (UNSA). Program Studi Ilmu Administrasi Negara menyelenggarakan pendidikan sarjana (S1) sejak tahun 1998, dengan nama Program Studi Ilmu Administrasi Negara dengan Nomor SK Pendirian Nomor 176/D/O/1998 serta perpanjangan Ijin Operasional Prodi Ilmu Administrasi Negara berdasarkan SK Mendiknas No.10/DIKTI/Kep/2007. Pada tahun 2008 Program Studi Ilmu Administrasi Negara terakreditasi dengan peringkat C melalui surat keputusan BAN-PT Nomor: 010/BAN-PT/Ak-XI/S1/VI/2008. Kemudian pada proses akreditasi selanjutnya berhasil meningkatkan status Akreditasi menjadi B pada Tahun 2013 dengan Surat Keputusan Nomor:192/SK//BAN-PT/aK-XVI/S/IX/2013. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan Program Studi dalam pencapaian visi, misi serta tujuan sudah mulai diakui meskipun belum optimal, sehingga perlu ada perubahan-perubahan serta perbaikan dan peninjauan kembali visi, misi serta tujuan seperti yang diamanatkan dalam pedoman akademik universitas maupun fakultas. Hal tersebut juga sejalan dengan terjadinya perubahan mendasar pada kebijakan pendidikan tinggi dimana program studi hanya memiliki satu program studi yaitu Program Studi Ilmu Administrasi Negara. Untuk mendorong akselerasi Program Studi secara kontinu, tentu harus dilakukan berbagai upaya perbaikan dari berbagai aspek yang dimulai dari perubahan visi, misi, tujuan dan program kerja Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan juga Program Studi Ilmu Administrasi Negara itu sendiri.

Penyusunan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran dari Program Studi IAN FISIPOL UNSA ini tidak hanya dilakukan dengan mengandalkan civitas akademika secara internal saja, melainkan keterlibatan semua stakeholder dan pemangku kepentingan yang ada dalam memberikan masukan-masukan konstruktif bagi peningkatan kualitas dan pengembangan Prodi IAN itu sendiri. Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran ini dilakukan melalui serangkaian proses panjang dengan melibatkan unsur pimpinan, dosen, staf, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan yang dimulai dari:

  1. Membentuk tim pengkaji visi, misi, tujuan dan sasaran melalui Dekan FISIPOL dengan tugas melakukan kajian awal mengenai proses perumusan visi, misi, sasaran, serta strategi pencapaian dari Prodi IAN itu sendiri.
  2. Tim kemudian melakukan kajian terhadap Visi, Misi Universitas dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang digunakan sebagia acuan dalam menyusun dan membuat Visi, Misi dari Prodi IAN FISIPOL UNSA.
  3. Tim mengkaji dan melakukan analisis mendalam terkait Tantangan, Hambatan, Ancaman dan Peluang yang dihadapi oleh Prodi IAN yang dibantu oleh pengelola Program Studi IAN FISIPOL UNSA.
  4. Setelah proses kajian dan analisis dilakukan, Tim kemudian melakukan seminar penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran Prodi IAN FISIPOL UNSA dnegan melibatkan semua unsur baik Fakultas, Program Studi, Mahasiswa, Alumni, Pengguna Lulusan dan stakeholder lain yang berkepentingan, sehingga hasil seminar kemudian menetapkan visi, misi, tujuan dan sasaran dari Prodi IAN FISIPOL UNSA. Masukan dari alumni, praktisi, organisasi profesi dan stakeholder lain, termasuk mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, dalam berbagai pertemuan/seminar, e-mail maupun umpan balik/kuesioner mendorong manajemen/para pimpinan untuk merumuskan kembali visi, misi ProgramStudi agar lebih sesuai dengan perkembangan zaman dan memenuhi keinginan masyarakat.
  5. Hasil dari seminar kemudian ditetapkan menjadi Visi, MIsi, Tujuan dan Sasaran Prodi IAN oleh Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNSA.